http://en.wikipedia.org/wiki/DIY. Sepertinya ini adalah bahasa yang sering digunakan oleh para GEEKS.. dalam menemukan suatu solusi, dimana tidak ditemukan jawaban dari pihak lain. Dan sepertinya fasa seperti ini selalu ada dalam dunia orang yang secara tidak sengaja telah masuk dalam lingkungan GEEKS. Konon, ciri orang yang sedang dalam fasa itu adalah, dia akan berusaha mencari jawaban ke tempat lain, komunitas lain atau bahkan ke komunitas musuh dan lebih sering adalah menyendiri.. Sepertinya Do It Yourself cocok sekali diterapkan di Daerah Istimewa Yogyakarta.. DIY in DIY...
Minggu, 12 September 2010
Ngerinya Perjalanan Mudik dari Barat ke Timur
Saya melakukan perjalanan mudik pada tanggal 8 September dari Jogja ke Wonosobo dengan motor, dan selanjutnya setelah bertemu orang tua di H-2, saya melakukan perjalanan dari Wonosobo ke Karawang dengan bus (DMI) Sinar Jaya. Perjalanan ke Wonosobo saya lalui dengan berbeda. Dengan bermotor dobel tas, saya melalui Jombor, Seyegan, Minggir dan selanjutnya saya mengarah ke daerah Dekso, Samigaluh sebelah barat Puncak Suralaya.. Setelah menembus bukit Suralaya, sampailah saya di Gunung Pring dan sampai pada jalan pertigaan Borobudur-Muntilan-Samigaluh.. Masuk Wonosobo, pukul 12.00 langsung pesan bis ke Jakarta, dan dapat pukul 4 sore, turun Cikampek, karena di musim seperti itu tidak ada bis ke Karawang. Dibawa narik penumpang dari Jakarta semua.. Dengan membawa 2 kardus berat berisi hasil bumi dan beberapa kantung plastik, naiklah saya di bis yang berangkatnya terlambat 1 jam.
Bis berjalan pelan kurang dari 40 km perjam dengan supir yang gemar melawak.. Hari saat itu hujan penuh dari Jogja hingga sepanjang malam... Alhamdulillah sepertinya tidak akan membosankan.. Masuk daerah Sigaluh, Banjarnegara, waktu menjelang magrib.. tepat di utara pasar Tunggara, bis siap memasuki tikungan, tiba tiba dari arah depan ada sebuah sepeda motor plat Wonosobo, AA---xF menyalip L300 dari arah berlawanan bis, sambil melanggar marka panjang, pengendara motor yang terkejut itu langsung rem depan.. Jelas saja jalan yang licin membuat ban belakang meleset mendahului ban depan, dan jelas sekali saya melihat dari kaca jendela yang kebetulan saya duduk di depan.. Motor jatuh dan ngesot jauh sekitar 15 an meter, dan langsung terlindas bis yang tidak sempat mengerem. Terdengar suara: Brak... sroooooooooooooookkkk... Saya memejamkan mata membayangkan pengemudinya seperti apa bentuknya kira-kira.
Bus berhenti kira-kira 20 meter setelah melindas motor di jalan super licin itu.. Belum sampai berhenti, seluruh penumpang berhambur keluar ingin melihat seperti apa kira kira yang terjadi di bawah bus.. Alhamdulillah, pengemudi selamat, dan motor Supra 125 nya ringsek berat dengan tergilas pada bagian segitiga hingga casis tengahnya..
Perjalananpun tertunda, kami berbuka di angkringan setempat yang langsung ludes, dan terjadi urusan antara pengemudi motor yang tidak mau disalahkan dan bis yang memang tidak salah.. Ternyata pengendara motor itu adalah seorang karyawan Astra Honda Motor Cikarang, yang pulang mudik.. Setelah capek di jalan dan plus kehujanan, masuk Banjarnegara menjelang Wonosobo kedinginan yang hebat, menjelang buka, dia buru-buru akhirnya nekat nyalip di tikungan.. Urusan selesai setelah pihak manajemen Bis Sinar Jaya datang menyelesaikan semuanya, dan menjamin seluruhnya akan selesai secara kekeluargaan.. Ah tentu si pengendara motor tidak bisa tidur.. Bis kami pun tetap jalan, tidak dioper, dan sampai Cikampek pukul 6 pagi..
Itu adalah salah satu contoh kecelakaan dalam perjalanan hari itu.. Ternyata kecelakaan motor tidak hanya terjadi di situ, hingga Subang, kecelakaan motor terhitung 4 kecelakaan yang sempat saya saksikan. Belum ketika saya tidur, dan belum lagi di banyak ruas jalan yang saya lalui. Cerita ini tentu menjadikan kita harus pandai-pandai mengambil pelajaran.. jika tidak terpaksa sekali, tidak perlu pakai motor.. atau jika terpaksa pakai motor, tidak perlu memaksakan diri dalam keadaan apapun.. seperti istilah: "Lebih baik terlambat beberapa menit, daripada harus terpaksa masuk Rumah Sakit"
Bis berjalan pelan kurang dari 40 km perjam dengan supir yang gemar melawak.. Hari saat itu hujan penuh dari Jogja hingga sepanjang malam... Alhamdulillah sepertinya tidak akan membosankan.. Masuk daerah Sigaluh, Banjarnegara, waktu menjelang magrib.. tepat di utara pasar Tunggara, bis siap memasuki tikungan, tiba tiba dari arah depan ada sebuah sepeda motor plat Wonosobo, AA---xF menyalip L300 dari arah berlawanan bis, sambil melanggar marka panjang, pengendara motor yang terkejut itu langsung rem depan.. Jelas saja jalan yang licin membuat ban belakang meleset mendahului ban depan, dan jelas sekali saya melihat dari kaca jendela yang kebetulan saya duduk di depan.. Motor jatuh dan ngesot jauh sekitar 15 an meter, dan langsung terlindas bis yang tidak sempat mengerem. Terdengar suara: Brak... sroooooooooooooookkkk... Saya memejamkan mata membayangkan pengemudinya seperti apa bentuknya kira-kira.
Bus berhenti kira-kira 20 meter setelah melindas motor di jalan super licin itu.. Belum sampai berhenti, seluruh penumpang berhambur keluar ingin melihat seperti apa kira kira yang terjadi di bawah bus.. Alhamdulillah, pengemudi selamat, dan motor Supra 125 nya ringsek berat dengan tergilas pada bagian segitiga hingga casis tengahnya..
Perjalananpun tertunda, kami berbuka di angkringan setempat yang langsung ludes, dan terjadi urusan antara pengemudi motor yang tidak mau disalahkan dan bis yang memang tidak salah.. Ternyata pengendara motor itu adalah seorang karyawan Astra Honda Motor Cikarang, yang pulang mudik.. Setelah capek di jalan dan plus kehujanan, masuk Banjarnegara menjelang Wonosobo kedinginan yang hebat, menjelang buka, dia buru-buru akhirnya nekat nyalip di tikungan.. Urusan selesai setelah pihak manajemen Bis Sinar Jaya datang menyelesaikan semuanya, dan menjamin seluruhnya akan selesai secara kekeluargaan.. Ah tentu si pengendara motor tidak bisa tidur.. Bis kami pun tetap jalan, tidak dioper, dan sampai Cikampek pukul 6 pagi..
Itu adalah salah satu contoh kecelakaan dalam perjalanan hari itu.. Ternyata kecelakaan motor tidak hanya terjadi di situ, hingga Subang, kecelakaan motor terhitung 4 kecelakaan yang sempat saya saksikan. Belum ketika saya tidur, dan belum lagi di banyak ruas jalan yang saya lalui. Cerita ini tentu menjadikan kita harus pandai-pandai mengambil pelajaran.. jika tidak terpaksa sekali, tidak perlu pakai motor.. atau jika terpaksa pakai motor, tidak perlu memaksakan diri dalam keadaan apapun.. seperti istilah: "Lebih baik terlambat beberapa menit, daripada harus terpaksa masuk Rumah Sakit"
Sabtu, 11 September 2010
Posting pertama bulan Syawwal
Meskipun terlambat saya ucapkan :
Kepada seluruh penghuni RT Multiply, saya memohon maaf atas segala kesalahan saya.. Ada yang bilang: "Meminta maaf adalah kebesaran hati, memberi maaf adalah kemuliaan diri, dan mendapat maaf adalah keberkahan jiwa" Maka saya mohon maaf atas segala kekhilafan... Semoga kita selalu mendapatkan kembali bulan Ramadan tahun depan :)
من العاءدين و الفاءيزين
Kepada seluruh penghuni RT Multiply, saya memohon maaf atas segala kesalahan saya.. Ada yang bilang: "Meminta maaf adalah kebesaran hati, memberi maaf adalah kemuliaan diri, dan mendapat maaf adalah keberkahan jiwa" Maka saya mohon maaf atas segala kekhilafan... Semoga kita selalu mendapatkan kembali bulan Ramadan tahun depan :)
Minggu, 05 September 2010
Sahur Dalam Mode Panik
Jam 3.20
Bangun tidur, nengok Rice Cooker : Kosong
Cari beras : blaik... habis
Masak air : Air kran mampet
Galon : Mepet juga
Buka tutup gula : mepet
weh.. untung ada 2 mie 1 telur.....
Alhamdulillah
Bangun tidur, nengok Rice Cooker : Kosong
Cari beras : blaik... habis
Masak air : Air kran mampet
Galon : Mepet juga
Buka tutup gula : mepet
weh.. untung ada 2 mie 1 telur.....
Alhamdulillah
Sabtu, 04 September 2010
Kenapa harus ada PERTAMAX
Pertamax dalam dunia maya berbeda dengan dunia nyata. Jika pada dunia nyata, pertamax adalah jenis bahan bakar kendaraan bermotor seperti yang didefinisikan seperti disini http://id.wikipedia.org/wiki/Pertamax. Hal itu berbeda dengan jika berada di dunia maya. Pertamax digunakan sebagai penanda seseorang yang melakukan komentar pertama kali pada suatu posting dalam forum atau dalam posting perkawanan sosial.

Istilah ini muncul pertama kali pada http://kaskus.us, dimana biasanya saat itu digunakan oleh kaskuser kurang kerjaan dan kurang komentar, dan butuh menambah jumlah komentarnya. Biasanya postingan yang menjadi korban adalah posting yang agak lama tidak dikomentari oleh orang lain dalam waktu agak lama (agak lamanya ya 1 jam gitu). Sehingga sebenarnya Pertamax ini merupakan penghinaan pada suatu posting yang tidak memiliki daya tarik komentar. Istilah ini akhirnya dipakai juga di forum-forum tandingan kaskus. Istilah lain yang digunakan adalah seperti : Sundul, Gan (juragan), Maho, Repost, dan lain sebagainya..
Hanya saja, perkembangan dalam waktu berikutnya justru menjadi aneh.. Pertamax ini malah menjadi-jadi, di semua posting, diberikan pertamax dengan berbagai ornamen dan gambar-gambar yang aneh-aneh, seperti yang dapat digambarkan di sini: http://bimosaurus.multiply.com/photos/album/23/PERTAMAX. Contoh yang ada adalah seperti ini misalnya.



Para pemburu pertamax yang kalah pun di kaskus juga tidak kalah dengan ide kreatif mereka seperti pada gambar berikut ini:

Dan hingga detik ini pun pertamax yang sudah mulai dilarang di kaskus, tetap berkembang dengan pesat, dengan berbagai ide dan kreativitas mereka.
Semua forum di Indonesia dan situs perkawanan sosial menjadi amat kental dengan pertamax ini. Di Multiply pun berkembang juga, bahkan sampai-sampai Kelimax dan Petromax pun dilakukan.. Biasanya pertamax di Multiply ini juga dilakukan oleh orang yang ingin terlihat eksis dalam suatu posting. Saya bisa memandang pertamax ini adalah wujud perhatian pada posting teman meskipun bernada OOT (lirik Lik Gotrek). Namun bagi sebagian orang diluaran sana, kadang menempatkan pertamax tidak pada tempatnya. Kadang di kompasiana atau politikana yang isinya kadang postingan seorang tokoh pun, tidak lepas dari Pertamax ini.. Inilah yang sepertinya etika yang perlu dipahami bagi kita semuanya..
Tapi.. ah peduli amat, di dunia MP tetep mending Pertamax daripada Premium Account.. Meskipun kalau di dunia nyata, Premium tetep lebih dikejar daripada Pertamax yang buat jebol kantong...
lanjut koding
Istilah ini muncul pertama kali pada http://kaskus.us, dimana biasanya saat itu digunakan oleh kaskuser kurang kerjaan dan kurang komentar, dan butuh menambah jumlah komentarnya. Biasanya postingan yang menjadi korban adalah posting yang agak lama tidak dikomentari oleh orang lain dalam waktu agak lama (agak lamanya ya 1 jam gitu). Sehingga sebenarnya Pertamax ini merupakan penghinaan pada suatu posting yang tidak memiliki daya tarik komentar. Istilah ini akhirnya dipakai juga di forum-forum tandingan kaskus. Istilah lain yang digunakan adalah seperti : Sundul, Gan (juragan), Maho, Repost, dan lain sebagainya..
Hanya saja, perkembangan dalam waktu berikutnya justru menjadi aneh.. Pertamax ini malah menjadi-jadi, di semua posting, diberikan pertamax dengan berbagai ornamen dan gambar-gambar yang aneh-aneh, seperti yang dapat digambarkan di sini: http://bimosaurus.multiply.com/photos/album/23/PERTAMAX. Contoh yang ada adalah seperti ini misalnya.
Para pemburu pertamax yang kalah pun di kaskus juga tidak kalah dengan ide kreatif mereka seperti pada gambar berikut ini:
Dan hingga detik ini pun pertamax yang sudah mulai dilarang di kaskus, tetap berkembang dengan pesat, dengan berbagai ide dan kreativitas mereka.
Semua forum di Indonesia dan situs perkawanan sosial menjadi amat kental dengan pertamax ini. Di Multiply pun berkembang juga, bahkan sampai-sampai Kelimax dan Petromax pun dilakukan.. Biasanya pertamax di Multiply ini juga dilakukan oleh orang yang ingin terlihat eksis dalam suatu posting. Saya bisa memandang pertamax ini adalah wujud perhatian pada posting teman meskipun bernada OOT (lirik Lik Gotrek). Namun bagi sebagian orang diluaran sana, kadang menempatkan pertamax tidak pada tempatnya. Kadang di kompasiana atau politikana yang isinya kadang postingan seorang tokoh pun, tidak lepas dari Pertamax ini.. Inilah yang sepertinya etika yang perlu dipahami bagi kita semuanya..
Tapi.. ah peduli amat, di dunia MP tetep mending Pertamax daripada Premium Account.. Meskipun kalau di dunia nyata, Premium tetep lebih dikejar daripada Pertamax yang buat jebol kantong...
lanjut koding
Langganan:
Postingan (Atom)